kucing lucu....

kucing lucu....

Rabu, 25 April 2012


Pengertian Kalimat Efektif :
Pengertian efektif dalam kalimat adalah ketepatan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula.
Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa:
1. Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca. (Rahayu: 2007)
2. Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara

Selasa, 24 April 2012


1.      PENGERTIAN PARAGRAF
Paragraf merupakan suatu bagian dari karangan yang di dalamnya terdiri atas beberapa kalimat yang selalu berkaitan satu sama lain sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh membentuk satu pikiran utama. Di dalam paragraf biasanya terdapat satu kalimat yang menjadi pokok pikiran dari paragraf tersebut yang biasa kita kenal dengan kalimat utama.

2.      JENIS –JENIS PARAGRAF
1. Berdasarkan Letak Gagasan Utama
Berdasarkan letak gagasan utama dalam paragraf, paragraf umumnya dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
a. Paragraf Deduktif
Paragraf jenis ini gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Gagasan utama atau pokok persoalan dalam paragraf tersebut diletakkan pada kalimat pertama atau kalimat kedua. Selanjutnya, diikuti oleh kalimat pendukung terhadap gagasan utama tersebut. Dalam paragraf ini, ide-ide yang telah dirumuskan dalam kalimat diatur dengan ide yang bersifat umum dan diletakkan pada kalimat pertama atau kedua dan diikuti ide yang lebih khusus.
Ciri-ciri paragraf berpola deduktif
• Letak kalimat utama di awal paragraf.
• Diawali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau penjelasan khusus.
Contoh:
Satu-satunya bidang pembangunan yang tidak mengalami dampak adanya krisis ekonomi adalah pertanian. Hal ini dapat dilihat adanya pertumbuhan yang mengesankan di bidang perkebunan sebanyak 6,5 persen, di bidang kehutanan sebanyak 2,9 persen, dan di bidang perikanan sebanyak 6,6 persen. Kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik meningkat dari 18,1 persen menjadi 18,4 persen. Padahal, selama kurun waktu 30 tahun terakhir, pangsa pasar sektor pertanian merosot dari tahun ke tahun.

b. Paragraf Induktif
Paragraf jenis ini meletakkan gagasan utamanya di akhir paragraf. Penataan ini dengan cara menyusun ide-ide khusus dan diikuti dengan ide yang bersifat umum yang biasanya berupa kalimat simpulan.
Ciri-ciri paragraf berpola induktif
• Letak kalimat utama di akhir paragraf.
• Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.
• Paragraf induktif diakhiri dengan kesimpulan.

3. Paragraf Campuran
Paragraf campuran atau deduktif-induktif dimulai dengan inti uraian (pikiran utama), diikuti penjelasan (pikiran penjelas), dan diakhiri dengan penegasan atau pengulangan inti uraian.

Contoh:
“Semua manusia pasti akan mati. Para penguasa yang disebut kaisar, sultan, raja, atau presiden meskipun hidup dengan fasilitas yang serba melimpah, mereka mati juga. Begitu pula para ahli bela diri yang setiap hari memperkekar otot-otot tubuhnya dengan macam-macam pelatihan dan menu makanan yang lengkap, akhirnya mati. Orang-orang suci mulai dari para nabi sampai kyai yang doanya selalu atau hampir dikabulkan Tuhan, tetapi doa untuk tidak mati tidak pernah terkabul. Jadi, manusia di dunia ini tidak ada yang bisa hidup abadi”.

Minggu, 22 April 2012


Untuk menjaga hubungan Anda agar tetap awet dan langgeng selama masa berpacaran pasti akan ada berbagai masalah yang datang silih berganti. Pada tips sebelumnya telah saya tuliskan Tips Menjadi Yang Terbaik Buat Pasangan Anda. Dan tips kali ini masih berhubungan dengan tips sebelumnya adalah tips menjaga hubungan agar tetap awet dan langgeng, menjaga hubungan agar semakin mesra, menjaga hubungan agar semakin lengket. beberapa hal yang perlu anda lakukan agar hubungan anda tetap menyenangkan dan lancar dengan pacar tercinta sehingga dapat menikahinya :

Komunikasi Yang Intensif
Dengan teknologi yang sudah maju anda bisa sering menelpon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.

6 Ciri Orang Sukses

Bila mengamati orang sukses di sekitar kita, maka ada hal menarik yang bisa kita buktikan bersama, yakni bahwa ternyata mereka memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Saya mencoba merangkum ciri-ciri tersebut ke dalam 6 poin yang akan saya uraikan berikut ini. Tentu ciri-ciri tersebut tidak terbatas pada 6 poin itu, malah mungkin jauh lebih banyak dari itu. Namun, saya merasa bahwa 6 ciri inilah yang paling sentral dan dimiliki oleh hampir semua orang sukses.
  • Pandai mengelola waktu
Seperti yang pernah saya tulis dalam postingan Bangun Siang, semua orang sejatinya memiliki jumlah waktu yang sama dalam sehari, yakni 24 jam. Orang yang sukses sangat pandai mengelola waktu yang “sedikit” itu sehingga produktivitasnya demikian tinggi. Sebaliknya, “orang gagal” cenderung membuang-buang waktu sehingga tingkat produktivitasnya pun sangat rendah.
langkah Cara Memutihkan Kulit Wajah Tangan Badan dan Tubuh Secara Alami.
cara memutihkan kulit
1. yang perlu anda coba adalah dengan Perbanyak konsumsi ikan salmon dan sayuran hijau seperti bayam karena Lemak baik yang terkandung dalam salmon tersebut dapat membuat sel kulit yang terbakar beregenerasi. Begitu juga dengan sayuran.
2. Pakailah pelembab kulit atau body lotion untuk mengembalikan kulit ke kondisi semula bila perlu Tambahkan baking soda di air mandimu. Lalu basuh kulit yang terbakar dengan air tersebut. Air tersebut akan meringankan rasa sakit kulit yang terbakar matahari.
3. coba deh Minum vitamin C serta vitamin E secara rutin untuk mengembalikan kesegaran dan kecantikan kulit anda. dan yang pasti, jangan lupa lindungi kulit kamu itu dengan sunblock untuk melindungi kulit dari sinar matahari secara langsung Karena sinar matahari tak selamanya baik bagi kesehatan kulitmu

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi badan

1. Cukup Gizi. Pastikan kita kecukupan protein, lemak, vitamin (seperti vitamin A dan D) dan mineral (seperti zat besi, kalsium, seng dan yodium) karena sangat mempengaruhi peninggian badan.

2. Faktor Keturunan juga menentukan tinggi badan seseorang. Orang tua yang memiliki tinggi badan ideal membuka potensi memilik anak dengan tinggi pula.

3. Hormon pertumbuhan berfungsi merangsang pertumbuhan tulang. Hormon tiroid dibutuhkan untuk dalam melancarkan proses metabolismetubuh. Hormon seks, yang terdiri dari hormon estrogen, progesteron dan androgen, bertugas dalam proses pematangan seksual.

4. Dukungan lingkungan. Kurangnya imunisasi, kasih sayang yang cukup dan kebutuhan ekonomi dapat mempengaruhi nafsu makan, kebutuhan kesehatan. Sehingga proses peninggian badan pun terhambat.

Setelah anda mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tinggi badan sekarang anda juga harus mengetahui...

Kamis, 19 April 2012


PERANAN GURU DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PENDIDIKAN

MAKALAH
diajukan untuk Memenuhi Salah satu Tugas
Mata Kuliah Profesi Keguruan

Oleh
NENENG
41032151111017









PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
PENDIDIKAN KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
BANDUNG
2011


KIAT SEHAT MEMILIH CALON SUAMI
MAKALAH
Diajukan untuk Memenuhi Salah satu Tugas
Mata Kuliah
Perkembangan Peserta didik

Oleh
NENENG
41032151111017









PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
PENDIDIKAN KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
BANDUNG
2012



ADMINISTRASI PENDIDIKAN
MAKALAH
Diajukan untuk Memenuhi Salah satu Tugas
Mata Kuliah Profesi Kependidikan

Oleh
FITRIA
MILA
NENENG
RANI MARLINA
SRI MULYATI






PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
PENDIDIKAN KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
BANDUNG
2011

PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA SISTEM SAWAH TRADISIONAL

v  Gambaran Umum Sawah
Sawah adalah sebidang lahan yang biasa ditanami padi dengan menggunakan sistem pengairan.
Sistem sawah dan ladang sama-sama melakukan budidaya tanam padi,namun sistem sawah berbeda dengan sistem ladang berotasi.

Perbedaan Sistem Sawah dan Sistem Ladang Berotasi
Keterangan
Sistem sawah
Sistem ladang berotasi
Ukuran dan relief bentang alam
Ukuran luas, dibuat petak-petak dan di dataran tinggi dibuat sengkedan-sengkedan.

Ukuran luas, terletak didaerah datar/miring, tanpa ada sengkedan-sengkedan

Keanekaan tanaman
Keanekaan tanaman rendah, lebih didominasi tanaman padi

Keanekaan tanaman tinggi, selain tanaman padi biasa di campur dengan tanaman lain

Rotasi
Umumnya tanpa rotasi

Dengan sistem rotasi, seperti digarap dan diberakan

Irigasi
Utamanya menggunakan irigasi

Tidak menggunakan irigasi

Pemeliharaan
Sangat tinggi dalam hal curahan tenaga kerja, pemberian pupuk, pestisida, pemberian air

Agak rendah, hanya bentuk curahan tenaga kerja

Panen
Panen padi teratur setiap 3 – 3,5 bulan setiap tahun

Panen padi teratur tiap 5- 6 bulan, tanaman non padi dapat sepanjang tahun.

Fungsi
Padi untuk subsisten, dan  hasil lebihnya biasa di jual

Padi lebih utama untuk subsisten, hasil- hasil non padi biasa di jual.


Selasa, 17 April 2012


Curhat kuo
Ya ampun kalau dipikir-pikir hidupku begitu berat. Aku selalu mendapat sakit hati dan kekecewaan dari orang yang dekat dengan aku. Meskipun sudah berusaha menjadi yang terbaik, sebisaku selalu bantu mereka. Tapi apa balasan dari mereka? Bukannya aku tidak ikhlas atau apalah sejenisnya,aku juga bukan makhluk sempurna yang tidak butuh bantuan orang lain. Aku selalu menolong mereka, karena takut suatu saat nanti, aku juga butuh bantuan mereka. Disaat aku lagi butuh, apa yang mereka lakukan??? Atau tidak perlu berbuat baik untuk orang lain??? Hidup harus masing-masing????
Aku mencoba mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, materi demi menolong mereka. Tapi tidak membuahkan hasil apa-apa. Aku tidak peduli orang berpikir aku tidak ikhlas atau apa. Yang jelas aku juga membutuhkan bantuan mereka. Karena menurut aku, orang yang berkata demikian, tidak berpikir secara logis, dan tidak mengetahui bahwa manusia adalah makhluk sosial.
Mulai dari sekarang aku harus meninggalkan mereka, tidak ada lagi yang namanya pengorbanan untuk orang seperti mereka..

Jumat, 13 April 2012

curhat-qoe


22 februari 2012
Minggu- minggu ini aku selalu ingat ingat orangtuaku, aku pingin mereka ada mendampingi aku, disaat aku lagi kesulitan seperti ini, ternyata aku butuh mereka, butuh orang yang ku sayangi, bener-bener ga bisa jauh dari mereka.
Barusan saja ibu nelpon, aku pingin banget bicara banyak tentang kesulitan aku, tapi serasa bibir ini susah untuk bicara. Ya allah kenapa minggu – minggu ini aku di landa kesedihan dan kesulitan? Apa mungkin ini dosa aku pada orang tua. Begitu banyak dosa aku pada mereka, terutama pada ibuku. Maafin aku bu, maafin aku!!!! Aku selalu mengecewakan ibu, selalu membuat ibu sedih, selalu bikin ibu sakit hati.

Rabu, 11 April 2012


Mata Kuliah                   :         Bahasa Indonesia                               
Dosen                            :         Hj. Isna Sulastri, Dra. M. Pd.
Nama                            :         Neneng
NIM                              :         41032151111017
Tanggal                          :         11 April 2012


BAGIAN A

 
Petunjuk
1.      Kerjakanlah soal di bawah ini dengan cara menghitamkan huruf B jika pernyataan yang terdapat dalam soal, Anda anggap benar dan hitamkan S jika salah. Contoh jika jawaban betul: ( B-S ).
2.      Jawaban ditulis langsung pada lembar soal ini. Untuk ini silakan dikopi paste terlebih dahulu.
3.      Pengetikan soal ini belum tertata rapi maka rapikanlah dalam blog Anda.

Kamis, 05 April 2012


Rangkuman
BAB III
KESADARAN BERBAHASA
Kesadaran berbahasa itu tercermin pada tanggung jawab, sikap, perasaan memiliki bahasa yang pada gilirannya menimbulkan kemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa.

3.1 Pengertian
Menurut hemat penulis, yang dimaksud dengan kesadaran berbahasa ialah sikap seseorang baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama bertangung jawab sehingga menimbulkan rasa memiliki suatu bahasa dengan demikian ia berkemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa itu. Jadi dengan definisi ini terdapat ciri-ciri :
Ø  Sikap terhadap bahasa dan berbahasa
Ø  Tangung jawab terhadaap bahasa dan berbahasa                                          
Ø  Rasa ikut memiliki bahasa
Ø  Berkemeuan membina dan mengenmbangkan bahasa

Minggu, 01 April 2012

MANFAAT MEMBACA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH
KARYA ILMIAH

Diajukan untuk Memenuhi Salah satu Tugas
Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Oleh
NENENG
41032151111017










PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
PENDIDIKAN KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
BANDUNG
2012



KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan dan menyusun karya ilmiah. Karya ilmiah ini di susun dalam rangka memenuhi tugas Bahasa Indonesia, Program Studi Matematika dengan judul Manfaat Membaca Dalam Penulisan Karya Ilmiah.
Atas bimbingan bapak guru dan saran dari teman-teman maka disusunlah karya ilmiah ini.
Dalam menyusun karya ilmiah ini, penulis banyak memperoleh bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1.      Hj. Isna Sulastri,Dra.,M.pd selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia.
2.      Seluruh teman – teman yang telah banyak membantu penulis.
Penulis menyadari akan keterbatasan kemampuan, sehingga penyusunan karya ilmiah ini masih  jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang konstruktif sangat penulis harapkan demi perbaikan karya imiah ini. Semoga karya imiah ini berguna bagi kita semua. Amin.

                                                                                                               
Bandung, 21 April 2012
                                                                                               
                                                                                                Penulis,           



DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ..................................................................................     i
DAFTAR ISI ................................................................................................    ii
BAB I PENDAHULUAN
          1.1 Latar Belakang ...............................................................................    1
          1.2 Batasan Masalah ............................................................................    1
1.3  Tujuan Penulisa ..............................................................................    1
1.4  Metode Penelitian ..........................................................................    2
BAB II PEMBAHASAN
          2.1 Pengetian membaca ....................................................................... 3-4
          2.2 Manfaat Membaca ......................................................................... 4-5
BAB III PENUTUP
          3.1 Kesimpulan ....................................................................................    6
          3.2 Saran ..............................................................................................    6
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................    7