kucing lucu....

kucing lucu....

Kamis, 05 April 2012


Rangkuman
BAB III
KESADARAN BERBAHASA
Kesadaran berbahasa itu tercermin pada tanggung jawab, sikap, perasaan memiliki bahasa yang pada gilirannya menimbulkan kemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa.

3.1 Pengertian
Menurut hemat penulis, yang dimaksud dengan kesadaran berbahasa ialah sikap seseorang baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama bertangung jawab sehingga menimbulkan rasa memiliki suatu bahasa dengan demikian ia berkemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa itu. Jadi dengan definisi ini terdapat ciri-ciri :
Ø  Sikap terhadap bahasa dan berbahasa
Ø  Tangung jawab terhadaap bahasa dan berbahasa                                          
Ø  Rasa ikut memiliki bahasa
Ø  Berkemeuan membina dan mengenmbangkan bahasa



3.2 Tanggungng Jawab terhadap Bahasa dan Berbahasa
Orang yang menguasai satu bahasa disebut monolingual. Orang yang menguasai dua bahasa disebut bilingual ataw dwibahasawan, sedangkan orang yang menguasai lebih dari dua bahasa disebut multilingual. Rakyat Indonesia kebanyakan dwibahasawan artinya disamping menguasai bahasa ibunya dia juga mengusai BI. Ciri orang yang bertangung jawab terhadap suatu bahasa dan pemakaian bahasa adalah :
*      Selalu berhati-hati mengunakan bahasa
*      Tidak mersasa senang melhat orang yang mempergunakan bahsa secara serampangan
*      Memperingatkan pemakai bahasa kalau teryata ia membuat kekeliruan
*      Tertarik perhatianya kalau orang menjelaskan hal yang berhubungan dengan bahasa
*      Dapat mengoreksi pemakaian bahasa orang lain
*      Berusaha menambah pengetahuan tentang bahasa tersebut
*      Bertanya kepada ahlinya kalau menghadapi persoalan bahasa.

    3.3 Sikap terhadap Bahasa dan Berbahasa
Harimurti kridalaksana (1978 : 98 ) mengatakan bahwa BI di perlukan untuk keperluan-keperluan resmi, yaitu dalam :
o   Komunikasi resmi
o   Wacana ilmiah
o   Khutbah, ceramah dan kuliah
o   Bercakap-cakap dengan orang yang dihormati.

Sikap terhadap bahasa dan berbahsa dapat dilihat dari dua segi, yakni :
v  Sikap positif
v  Sikap negatif
Khusus di indonesia, BI dikatakan sebagai lambang kebanggaan dan identitas nasional sedangkan BD dikatakan sebagai lambang kebanggaan ( lihat Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional, Pusat Bahasa : 1976 ).

3.4 Rasa Memiliki Bahasa
Sikap positif terhadap bahasa menghasilkan perasaan memiliki bahasa. Maksudnya bahasa sudah diangap kebutuhan pribadi yang esensial, milik pribadi, dijaga dan dipelihara.

3.5 Partisifasi Dalam Pembinaan Bahasa
Perasaaan memiliki bahasa menimbulkan tanggung jawab dan kegiatan pribadi atau kegiatan kelompok. Bukti keikutsertaan itu terutama ternyata dari pemakaian bahasa yang tertib. Dengan kata lain, usaha pertama-tama sebagai bukti keikutsertaan kita dalam pembinaan bahasa ialah sikap kita kalau  menggunakan bahasa partisipsi seperti ini dinamakan partisipasi informal. Selain itu, ada partisipasi yang disebut partisipasi formal. Dalam partisipasi formal terlihat usaha kita berupa kegiatan pembinaan melalui pertemuan formal. Kita ikut berpatisipasi dalam forum diskusi, lokakarya, seminar, musyawarah, kongres, konferesi baik pada tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional yang khusus membicarakan persoalan kebahasaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar